Heading Otavio Dutra yang disambut oleh Amido Balde dan berhasil menjadi gol pembuka kemenangan Persebaya dalam laga Grup A Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung pada Sabtu (2/3). (Persebaya )

Kondisi lapangan Stadion si Jalak Harupat sangat bagus. Hujan deras yang mengguyur sejak sebelum pertandingan Perseru melawan Persebaya tidak lantas membuat lapangan tergenang. Kalau saja lapangan tidak sebagus itu, hasil pertandingan bisa saja lain.

Ya, sejak sebelum pertandingandimulai, sudah muncul kekhawatiran. Persebaya akan mengalami masalah. Karena hujan. Kenapa? Karena permainan Persebaya mengandalkan umpan pendek dan kecepatan. Butuh aliran bola yang lancar. 

”Kami sudah diberitahu Coach Bejo, akan ada evaluasi. Termasuk bermain dalam kondisi hujan,” kata bek Otavio Dutra. ”Kami lumayan kesulitan pada awalnya, tim kami lama tidak bermain dengan cuaca seperti ini," imbuhnya. 

Menurut pemain yang dipanggil TC timnas Indonesia itu, pada babak kedua Bejo meminta para pemain untuk mem-pressure Perseru sejak di jantung pertahanan mereka. Itu pula yang membuat Dutra terlihat sering membantu serangan. Bahkan dalam situasi open play sekali pun, beberapa kali dia ada di jantung pertahanan Perseru.

”Di ruang ganti Coach Bejo memotivasi kami, dia minta press ke depan, bersyukur hasilnya baik,” tutupnya. (*)

 

 

Populer

Green Force Muda Juara Piala Soeratin U-17 zona Jawa Timur
Ini Pantangan Balde dan Jalilov di Awal Gabung Persebaya
Azrul: Izinkan Saya Fokus Persebaya
Bejo Waspadai Kolektivitas Persidago
Berangkat 28 Februari, Persebaya Bawa 24 Pemain ke Bandung
Misbakus: Wis, Pokoke Menang!